Kamis, 24 Oktober 2013

Contoh Tesis Manajemen : Pengaruh Perilaku Pemimpin, Motivasi Kerja, Dan Lingkungan Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan ….( Ket. X1 = Perilaku Pemimpin, X2 = Motivasi Kerja, X3 = Lingkungan Kerja Y = Prestasi Kerja Karyawan) (17)

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.      Latar Belakang Masalah

Motivasi adalah salah satu fungsi manajemen yang sangat penting. Sebab tanpa fungsi ini maka apa yang telah direncanakan dan diorganisir tidak dapat direalisasikan dalam kenyataan. Fungsi motivasi menempati posisi vital bagi langkah-langkah manajemen dalam merealisasikan segenap tujuan, rencana dan kegiatan-kegiatan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Motivasi yang ada pada seseorang merupakan kekuatan pendorong yang akan mewujudkan suatu perilaku guna mencapai tujuan organisasi. Motivasi merupakan sarana yang dapat dipakai oleh manajer untuk mengatur hubungan pekerjaan dalam organisasi. Memotivasi berkaitan dengan proses menajemen untuk mempengaruhi tingkah laku manusia berdasarkan pengetahuan mengenai “apa yang membuat orang tergerak”, yang bisa dilakukan oleh manajer.

Dengan demikian, fungsi motivasi ini benar-benar dapat diusahakan agar terjadi keseimbangan antara tujuan organisasi dengan tujuan pribadi dari anggotanya. Sukses tidaknya pimpinan organisasi dalam fungsi motivasi, sangat tergantung pada kemampuan pimpinan merealisir keseimbangan tersebut.
Motivasi dalam organisasi merupakan hal yang dapat meningkatkan semangat kerja. Hal ini sejalan dengan pandangan Edwin B. Flippo (dalam S.P. Hasibuan, 1994: 18) yang  menyatakan bahwa Direction or motivation is essence, it is a skill in aligning of employee want simultaneosly with attaintment of organizational objectives”.  Motivasi adalah suatu keahlian dalam mengarahkan pegawai dan organisasi agar  mau bekerja secara berhasil, sehingga tercapai keinginan para pegawai sekaligus tercapai tujuan organisasi.
Robert S. Woodwort dan Donald (1955) mendefinisikan: a motive is a set which predisposed the individual for certain activities for seeking certain goal. Adapun motivasi kerja merupakan kecenderungan bertindak yang disebabkan oleh faktor pekerjaan itu sendiri. Motivasi dalam bahasan ini adalah kecenderungan bekerja sebagai pegawai.
Dari uraian di atas, pada dasarnya yang menjadi masalah di sini adalah meningkatkan gairah kerja atau motivasi kerja. Motivasi kerja merupakan kunci dari prestasi kerja, dan produktifitas kerja adalah tujuan dari segala organisasi atau manajemen. Motivasi kerja berhubungan erat dengan kepuasan kerja, produktifitas kerja dan pemuasan kebutuhan.
Beberapa temuan menunjukkan bahwa motivasi kerja sangat penting dalam penyelenggaraan administrasi atau manajemen (Mataheru, 1994; Hamsari, 1986 dan Sergiovanni, 1987). Lebih lanjut dapat dipaparkan bahwa kepuasan kerja yang menjadi sumber motivasi kerja merupakan salah satu indikator dimensi efektifitas organisasi.
Di sisi lain, dewasa ini ilmu dan teknologi lengalami kemajuan dengan pesat. Dampak kemajuan teknologi semakin luas ke segala bidang kehidupan. Dunia komunikasi, transportasi, bangunan, kesehatan, pendidikan kesemuanya tidak bisa terlepas dari imbas kemajuan teknologi. Kemajuan ilmu dan teknologi mendorong mengubah pola hidup dan kebutuhan-kebutuhannya.
Kebutuhan dipengaruhi bahkan ditentukan oleh kehidupan dalam masyarakat (Heynes dan Massie, 1969: 200). Taraf hidup masyarakat yang telah meningkat menyebabkan warganya memiliki tuntutan hidup yang meningkat pula. Dibalik itu jelas, kebutuhan hidup yang semakin meningkat, semakin kompleks, dan semakin sulit untuk dipenuhi (Gutenberg dan Richman, 1969: 267).
Adanya kebutuhan yang semakin meningkat di satu pihak dan sulitnya pemenuhan kebutuhan tersebut di lain pihak, sering menyebabkan perubahan sikap manusia terhadap kerja. Meningkatnya tuntutan hidup yang tidak diimbangi dengan meningkatnya penghasilan dapat menjadi salah satu faktor yang bisa menimbulkan ketidakpuasan dalam kerja.
Kegiatan yang paling lazim dinilai dalam sebuah organisasi adalah kinerja pegawai, di mana pada akhirnya kinerja tersebut akan menghasilkan prestasi. Yang paling esensial dalam hal ini adalah bagaimana seorang pegawai melakukan segala sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaannya, jabatannya, atau peranannya dalam sebuah organisasi (R. Wayne Pace dan Don F. Faules, 2000: 134).
Apa yang dilakukan seorang pegawai dalam hal ini akan menimbulkan dua jenis perilaku tugas, yaitu tugas fungsional dan tugas perilaku. Tugas fungsional berkaitan dengan seberapa baik seorang pegawai menyelesaikan pekerjaannya, termasuk penyelesaian aspek-aspek teknis pekerjaan. Sedangkan tugas perilaku berkaitan dengan seberapa baik pegawai menangani kegiatan antar persona dengan anggota lain dalam sebuah organisasi.
Prestasi kerja pegawai yang berkualitas ditentukan oleh banyak faktor. Di antaranya adalah bagaimana motivasi yang ada pada diri setiap pegawai tersebut. Untuk dapat menghasilkan prestasi kerja yang maksimal, maka eksistensi motivasi kerja setiap pegawai administrasi mutlak diperlukan. Setiap pegawai administrasi pasti memiliki motivasi tertentu yang menyebabkan ia melaksanakan pekerjaannya. Motivasi apa dan seberapa kuat pengaruhnya terhadap prestasi kerja masih sulit untuk diketahui.
Selain itu pula, seorang pemimpin diharapkan mempunyai kemampuan memimpin yang dapat dihandalkan agar tujuan organiasi dapat tercapai. Adapun yang dimaksud dengan kemampuan memimpin adalah kemampuan untuk memotivasi, mempengaruhi mengarahkan dan berkomunikasi dengan bawahannya. Disamping itu pemimpin juga harus mempunyai perilaku atau cara kepemimpoinan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi organisasi, bersifat fleksibel artinya mampu menyesuaikan atau beradaptasi dengan lingkungan bawahannya.
Selain perilaku pemimpin dan motivasi kerja yang dapat meningkatkan prestasi karyawan, faktor lingkungan kerja seperti tempat kerja dan perlakuan yang diterima karyawan juga mempengaruhi prertasi kerja karyawan. Hal ini disebabkan karena adanya lingkungan kerja yang menyenangkan membuat karyawan akan bekerja lebih bergairah dan bersemangat untuk mencapai prestasi kerja yang lebih baik.
Untuk mendapatkan file lengkap dalam bentuk MS-Word, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File atau klik disini

Untuk mendapatkan Koleksi Contoh Tesis Manajemen Lain
bisa anda klik DISINI



Untuk mendapatkan file lengkap dalam bentuk MS-Word, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File atau klik disini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Cara Seo Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...