PENGARUH PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI PADA.(314. )

 

Peningkatan kinerja pegawai dalam menyukseskan program keluarga berencana dapat dilakukan dengan mengembangkan sumber daya aparatur dengan fokus ketrampilan, pendidikan dan sikap pegawai. Untuk itu perumusan masalah dalam penelitian sebagai   berikut. : Apakah pengembangan sumber daya manusia yang terdiri dari pemberian ketrampilan, pendidikan, dan pembentukan sikap  secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap upaya peningkatan kinerja pegawai pada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Probolinggo? Faktor manakah dari pengembangan sumber daya manusia yang dominan berpengaruh signifikan terhadap upaya peningkatan kinerja pegawai pada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Probolinggo?

            Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah  pengembangan sumber daya manusia yang terdiri dari pemberian ketrampilan, pendidikan, dan pembentukan sikap secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap upaya peningkatan kinerja pegawai pada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Probolinggo dan untuk mengetahui faktor manakah dari pengembangan sumber daya manusia yang dominan berpengaruh signifikan terhadap upaya peningkatan kinerja pegawai pada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Probolinggo.

            Dalam penelitian ini ditetapkan  hipotesis bahwa Pemberian ketrampilan, pendidikan, dan pembentukan sikap bersama-sama dan parsial berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai pada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Probolinggo. Pembentukan sikap berpengaruh dominan terhadap peningkatan kinerja pegawai pada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Probolinggo.

Adapun pengambilan sampelnya adalah dengan sensus, sedangkan pengumpulan data diperoleh melalui kuesioner dan observasi. Alat analisis yang digunakan adalah pertama, metode analisis regresi berganda. Kedua, uji F . Ketiga uji t.

Dari hasil perhitungan regresi berganda diperoleh  hasil sebagai berikut

Y = -1,28+ 0,51 X1 + 0,32 X2+0,65X3 + E

Untuk uji F diperoleh hasil F hitung 18,07  yang ternyata lebih besar dari F tabel (2,27). Untuk uji t diperoleh hasil bahwa independen variabel untuk pemberian ketrampilan (X1) sebesar 4,65 lebih besar dari t tabel (1,65), pendidikan (X2) sebesar 2,86 lebih besar dari t tabel (1,65) dan pembentukan sikap (X3) sebesar 3,36 lebih besar dari t tabel (1,99) .

Memperhatikan koefesien regresi ketiga independen variabel dengan  dependen variabel, diperoleh variabel yang berpengaruh dominan terhadap peningkatan kinerja pegawai adalah pembentukan sikap (B=0,65), jika dibandingkan pemberian ketrampilan (B =0,514) dan pendidikan (B =0,32).

Implikasi yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa peningkatan kinerja pegawai di Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Probolinggo sangat ditentukan oleh  pembentukan sikap pegawai, yaitu pembentukan sikap prilaku pegawai sesuai dengan tuntutan organisasi, menciptakan kerjasama tim yang baik dan interaksi yang baik antara pegawai dan aseptor. Sehingga tanpa memperhatikan pembentukan sikap pegawai  maka sulit untuk meningkatkan kinerja pegawai.

Klik Download Untuk mendapatkan File Lengkap

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Download Tesis Gratis

Cara Seo Blogger