PENGARUH FAKTOR KEPEMIMPINAN SITUASIONAL TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI (333)

 Penelitian tentang Pengaruh Faktor Kepemimpinan Situasional terhadap Prestasi Kerja Pegawai ini berangkat dari permasalahan bahwa Dinas Kehutanan Perkebunan dan Lingkungan Hidup sebagai organisasi pemerintah penting untuk selalu meningkatkan kinerjanya melalui peningkatan prestasi kerja pegawai. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh dari variabel-variabel : hubungan atasan-bawahan, struktur tugas dan kekuasaan & wewenang sebagai faktor situasional terhadap prestasi kerja pegawai di Dinas Kehutanan Perkebunan dan Lingkungan Hidup, Kabupaten Malang. Model kepemimpinan menggunakan model kontingensi yang telah dikembangkan oleh Fiedler. Hipotesis penelitian ini adalah bahwa diduga variabel sebagai mana tersebut di atas secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap prestasi kerja pegawai. Dan juga diduga terdapat salah satu variabel yang mempunyai pengaruh yang paling dominan.

Jenis penelitian menggunakan eksplanatori dan teknik pengambilan sampel dengan cara acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang mehbatkan 50 orang responden. Sebelum diterapkan untuk penelitian terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan reliabilitas terhadap kuesioner, yang hasilnya menyatakan bahwa kuesioner tersebut cukup valid dan reliabel. Analisis data menggunakan metode regresi berganda dan untuk menguji hipotesis digunakan uji F, uji t, analisis koehsien determinasi, anhsis koefisien regresi dan analisis koefisien korelasi parsial dengan tingkat signifikansi 0,05.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel hubungan atasan- bawahan, struktur tugas dan kekuasaan & wewenang secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap prestasi kerja pegawai. Sebesar 72,9% perubahan yariabel prestasi kerja disebabkan oleh perubahan secara bersama-sama variabel hubungan atasan-bawahan, struktur tugas dan kekuasaan & wewenang. Variabel kekuasaan dan wewenang mempunyai pengaruh yang paling dominan terhadap prestasi kerja pegawai. Adapun sumbangan variabel kekuasaan dan wewenang terhadap naik-turunnya variabel prestasi kerja adalah sebesar 30,7%, di mana variabel-variabel babas lainnya konstan. Gaya kepemimpinan yang efektif berdasarkan faktor situasional hasil penelitian adalah gaya kepemimpinan yang berorientasi pada tugas. Hasil penelitian ini mendukung teori yang dikemukakan oleh Fiedler, Sujak (1990) dan Siagian (1999) dan juga mendukung hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Sanjaya (1991), Suaedi (1994), Gandhi (2000) dan Kusdiyanti (2001).

Klik Download Untuk mendapatkan File Lengkap

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Download Tesis Gratis

Cara Seo Blogger