Jumat, 20 Juli 2012

Contoh Tesis Manajemen : Pengaruh bauran pemasaran jasa terhadap keputusan pengguna jasa belawan logistic center pt. Pelabuhan indonesia i (persero) dengan sikap sebagai variabel intervening (70)

BAB I 
PENDAHULUAN 

1.1.      Latar Belakang

Sumatera Utara merupakan salah satu propinsi di Indonesia yang mempunyai jumlah industri yang cukup besar dan sangat potensial. Berbagai industri mulai dari industri kecil, menengah sampai berskala besar terdapat didaerah ini sesuai dengan potensi  yang dimiliki daerah  Sumatera  Utara  baik  potensi  perkebunan,  pertanian maupun perikanan. Perkembangan industri di  daerah ini dapat menjadi salah satu tolak ukur perkembangan pembangunan perekonomian di Indonesia.
Kinerja ekspor Sumatera Utara tahun 2010 mencatat perkembangan, dengan perolehan devisa US$ 11 miliar atau naik 42,66 persen dibandingkan Tahun 2009 (BPS Sumut, 2011).  Prestasi tersebut sekaligus mengukir rekor baru di bidang ekspor yang dicapai Propinsi Sumatera Utara selama ini dan melebihi nilai ekspor sebelum terjadinya krisis ekonomi. Unsur penyumbang terbesar dari perolehan ekspor adalah ekspor dari sektor industri dengan nilai kontribusi US$ 9,144 miliar.
Perkembangan industri di Sumatera Utara tidak terlepas dari perdagangan dengan pihak luar negeri khususnya dalam hal ekspor impor.  Realisasi ekspor impor melibatkan pelabuhan,  khususnya  depo  peti  kemas. Usaha  depo  peti  kemas  di pelabuhan Belawan dikelola oleh beberapa perusahaan.  Satu satunya usaha depo peti kemas yang dimiliki oleh pemerintah adalah Belawan Logistic Center yang dikelola oleh PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau PT. Pelindo I.

PT. Pelindo I merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara yang telah ditunjuk oleh Pemerintah untuk mengelola pelabuhan umum di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau. Saat ini PT. Pelindo I mengelola 15 Cabang Pelabuhan, 11 Pelabuhan Perwakilan, 1 (satu) Unit Terminal Peti Kemas, 1 (satu) Unit Galangan Kapal, 1 (satu) Unit Belawan Logistic Center, 1 (satu) Unit Rumah Sakit dan 1 (satu) Unit Balai Pendidikan dan Latihan.
Unit Belawan Logistic Center PT.Pelindo Imerupakan salah satu unit usaha terbaru yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.     Sebagai pendatang baru di bisnis Belawan Logistic Center di pelabuhan Belawan memiliki beberapa kompetitor yang sudah terlebih dahulu masuk kedalam bisnis ini Sebagai pendatang baru Belawan Logistic Center PT.hPelindo I harus berusaha keras untuk memenangkan persaingan tersebut  dengan  meningkatkan  pemasaran. Usaha  pemasaran  dilakukan  Belawan Logistic CenterPT. Pelindo I dengan menggunakan tehnik  pemasaran jasa belum efektif. Usaha pemasaran yang dilakukan belum berdasarkan analisis pasar yang tepat dan tanpa melibatkan komsumen sebagai objek analisis. Sehingga usaha pemasaran yang dilakukan belum memberikan hasil yang maskimal.
Saat ini peranan Depo Peti Kemas semakin penting dan sangat diperlukan baik sebagai  tempat  penyimpanan  ataupun  transit. Perkembangan  perdagangan internasional yang sangat maju seperti sekarang ini menumbuhkan semakin banyak pula Depo Peti Kemas yang didirikan baik oleh perusahaan perseorangan maupun perusahaan persekutuan sehingga menambah semakin ketatnya persaingan.
Sejalan  dengan  semakin  meningkatnya  peranan  Depo  Peti  Kemas  bagi perdagangan   internasional,   maka   potensi   pasar   yang   menyediakan   jasa   akan mengalami peningkatan pula. Potensi pasar yang semakin luas ini merupakan peluang bisnis bagi   pengusaha  untuk  meningkatkan  dan  mengembangkan  usaha  yang dimilikinya. Para pengusaha  harus selalu berusaha agar perusahaannya mempunyai manajemen  yang baik  dan  strategi  pemasaran  yang  tepat  dalam  usahanya  untuk merebut pasar yang ada. Perusahaan harus mampu  mengidentifikasi kebutuhan dan kepuasan  konsumen  agar berhasil  di  pasar,  sehingga  semua  kegiatan  perusahaan harus selalu berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dan kepuasan konsumen.
Perusahaan yang bergerak di bidang Depo Peti Kemas dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan dan perubahan-perubahan dari perilaku, sikap dan selera konsumen sehingga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam menetapkan strategi pemasaran yang dapat memuaskan keinginan dan kebutuhan dari konsumen. Persaingan antara pengusaha-pengusaha Depo Peti Kemas  semakin lama semakin ketat dalam usahanya untuk memperebutkan pangsa pasar yang ada.  Berbagai cara akan ditempuh perusahaan agar produknya lebih disukai oleh konsumen. Agar dapat menentukan  program pemasaransecara  tepat,  diperlukan  pemahaman  mengenai perilaku konsumen. Dengan memahami perilaku konsumen akan diketahui kebutuhan dan  keinginan   konsumen  serta faktor-faktor  yang  mempengaruhi  pengambilan keputusan konsumen dalam melakukan pemakaian jasa.
Beberapa  fenomena  yang  terjadi  pada  pemasaran  jasa  Belawan  Logistic Center, PT.  Pelindo I antara lain setiap tahun, usaha melakukan promosi melalui penerbitan buku profil Belawan Logistic Center, leaflet/brosur dan ikut serta dalam pameran baik regional maupun nasional. Lokasi Belawan Logistic Centertidak begitu jauh  dari  pelabuhan  Belawan dan  dekat  kawasan  industri  yang  dianggap  cukup strategis (KIM). Sementara tarif yang berlaku untuk pelayanan jasa Belawan Logistic Centeradalah tarif yang cukup kompetitif dibandingkan dengan perusahaan depo peti kemas  lainnya. Kemudian   Belawan  Logistic Centersendiri  didukung  dengan peralatan yang          modern dan      personil yang berkompetensi untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada pelanggan. Berdasarkan fenomena ini seharusnya produktifitas Belawan Logistic Center cukup baik, dengan sumber daya yang dimiliki oleh Belawan Logistic Centersebagaimana tersebut diatas  seharusnya memeberikan persepsi  yang  positif  bagi  pengguna  jasa  untuk memutuskan  menggunakan  jasa Belawan  Logistic  Center.  Namun  pada  faktanya  jumlah pengguna  jasa  Belawan Logistic  Centerini  belumlah  maksimal,  hal  ini  bisa  dilihat  dari kapasitas  daya tampung  maksimal  Belawan  Logistic  Centeryang  tersedia  30.000twenty ground slotnamun  produktifitasnya sampai dengan akhir tahun 2010 hanya sekitar 50 % (lima puluh persen).Twenty ground slotadalah satuan tempat penumpukan kontainer untuk 1 (satu) kontainer ukuran 20 (dua  puluh) feet, sedangkan untuk kontainer ukuran 40 (empat puluh) feet harus menggunakan 2 (dua) ground slot.

Berdasarkan hal tersebut peneliti mencoba untuk meneliti Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadapsikap dan keputusan Pengguna Jasa Belawan Logistic Center PT. Pelindo I.

Untuk mendapatkan file lengkap dalam bentuk MS-Word, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File atau klik disini

Untuk mendapatkan Koleksi Contoh Tesis Manajemen Lain bisa anda klik DISINI


Untuk mendapatkan file lengkap dalam bentuk MS-Word, (bukan pdf) silahkan klik Cara Mendapatkan File atau klik disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Seo Blogger
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...